Kamis, 30 Juni 2016

Menulis Feature

Ini kisah temen sepermainan saya :

Sang pria adalah seorang pria yg mempunyai banyak tanggung jawab, Dia kuliah demi mendapatkan perkerjaan yang mampan aga bisa membiayai keluarganya kelak, karna ayah nya telah tiada dan ibu nya sudah tua, dia kuliah dan juga seorang guru estrakulikuler di sebuah sekolh menengah atas, dia banyak mempunyai banyak teman .

Sang perempuan adalah anak pelajar SMA kelas 3 dari keluarga yang ekonominya terbilang menengah keatas

Dia menjalani suatu hubungan percintaan dengan seorang wanita, mereka menjalani hubungan tersebut selama 1 tahun 7 bulan. Mereka dipertemukan ketika sedang berbelanja event di daerah senayan (Jackloth), sang wanita ini adalah temen dari teman kuliah sang pria, Mulai dari pertemuan tersebut mereka mulai sering berjumpa hingga akhirnya merek menjalani suatu hubungan dan dimulai lah kisah mereka.

Mereka mencintai 1 sama lain, penuh dengan kasih, kebahagiaan mereka merasa sat itu adalah titik terbahagia dari hidup mereka. Suatu waktu mereka pergi kedaerah puncak untuk sekedar refresing
mereka tidak berniat menginap dan hanya pergi dan pulang, namun berhubung sang wanita lelah karna jarak yang lumayan jauh dan belum tidur mereka akhirnya menyewa sebuah vila untuk beristirahat, sang wanita pun meminta izin kepda keluarga nya dan lantas di izinkan.

Setelah itu mereka pulang tapi karn sang pria belum memiliki kendaraan jadi mereka pergi dengan kendaraan milik sang perempuan, seketika sampai di rumah sang pria sang wanita ingin langsung pulang tetapi sang pria ingin mengantar dengan berencana pulang menaikin kendaraan umum tetapi sang wanita tidk mau dan sang wanita tampak sangat lelah dan akhirny sang pria menyuruhnya menginap dirumahnya untuk beristirahat, tetapi sang wanita hingga berapa hari masi tetap dirumah sang pria dan sang pria sudah mengingatkan dan menyuruh nya pulang tetapi sang wanita tidak mau dan ingin tetap tinggal lalu keluarga sang wanita ingin melapor ke polisi karna anak nya tidak ada kabar dan tidak pulang pulang.

Sang wanita takut untuk pulang karna ini sudah menjadi masalah besar hingga akhirnya sang pria pun bertanggung jawab dan mengantarkan sang wanita pulang dengan kesiapaan apa pun yang terjadi dia siap disalahkan karna ini semua adalah tanggung jawab seorang pria. Seketika sampai dirumah sang wanita tampak seorang pria paruh baya menunggu dirumah sang pria, ternyata itu adalah ayah dari sang perempuan. Sang pria langsung menghampiri dan siap akan apa pun yang terjadi, tampak sang ayah bermuka marah dan ingin memukul sang pria tersebut lalu sang pria berkata "Maaf saya baru memulangkan anak bapak hari ini, ini sepenuhnya salah saya dan saya bertanggung jawab dan anak bapak tidak berbuat salah apapun dalam masalah ini" sang ayah dari sang peremuan pun latas berkata "Saya salut dengan anda, Anda sudah membawa kabur anak saya tetapi masi berani datang dan memulangkan anak saya dan berbicara dengan saya" , Lalu masalah selesai dengan beberapa pembicaraan.

Mereka kembali ke kekehidupan normal seperti biasa, Lalu datang kembali masalah sang wanita bertengkar hebat dengan ibu nya dan meminta tinggal dirumah sang pria, sang pria bingung dan langsung menghubungi sang ibu, Dan ternyata masalahnya karna sang perempuan merasa orang tua nya tidak adil dalam memperalakukan anak, selalu adik nya yang dipentingkan tetapi dia tidak, sang pria pun berkata "Iya riris dirumah saya, dan tidak apa apa dia tinggal disini memang bu "
sang ibu pun menginzinkan dan meminta tolong untuk menjaga anak nya.

Sejak sang wanita tinggal dirumah sang pria, sang pria yang menanggung semua kebutuhan sang wanita, keluarga sang wanita tidak memberikan atau membantu apa pun, setiap hari sang pria mengantarkan sang wanita sekolah yang jaraknya dari Jakarta ke Tangerang dengan menggunakan motor lalu memberikan sang wanita uang untuk disekolah lalu dia langsung kuliah didaerah depok, Sang pria kuliah hingga sore lalu menjemput kembali sang wanita lalu baru pulang kerumah, Sang pria diberikan ongkos selama sehari Rp.35.000,00 ongkos itu digunakan Rp.15.000,00 untuk bensin motor Rp.15.000,00 untuk ongkos sekolah sang wanita dan dia hanya menyisakan Rp.5000,00
Sang pria menyimpan uang tersebut dan menabung perhari untuk berjalan dengan sang wanita nanti
setiap sudah kekumpul uang yang dia tabung dia pergi dengan sang wanita setiap bulan untuk memonton bioskop karna itu hobby sang wanita, dia sangan mencintai sang wanita sehingga tidak berfikir apapun untuk dirinnya.

Sang wanita tidak terbiasa dengan makanan yang dimasak sang ibu dari sang pria lantas sang pria selalu mengajak sang wanita makan malam diluar dengan memakai gaji dari hasil dia mengajar estrakulikuler, dia hanya berfikir semua untuk sang wanita karna dia berfikir dia mempunyai tanggung jawab terhadap sang perempuan itu, selama 6 bulan mereka hidup seperti itu, sang pria yang tadi nya mempunyai banyak orang dihidup nya sekarang hanya sang perempuan, Dia meninggalkan kehidupan sendiri yaitu teman, karir, kuliah, Dan keluarga ketika dia sakit dia masi memikirkan sang wanita semua untuk sang wanita.

Tiba sang wanita lulus sekolah dan akan berkuliah, dia akan berkuliah di daerah jakarta pusat dia senang karna dia berfikir sang wanita akan pulang dan dia mulai bisa menabung dan kembali ke keidupannya, awalnya sang wanita berkeinginan kuliah didaerah depok tapi orang tua sang wanita menyuruh kuliah dia daerah jakarta dan ternyata tujuannya orang tua tersebut agar jauh dari sang pria, Lantas sang pria kaget dan dia berfikir mungkin ini yang terbaik setidaknya mereka masi berpacaran dan bisa bertemu. Sang pria memenuhi semua kebutuhuan sang wanita dalam Ospek mencari semua barang ditengah malam agar wanita bisa menajalani Ospek dengan baik. teapi sang wanita menunjukan perubahan , sang wanita hanya ingin diantar sampai deket Kampus dia kuliah, Dia tidak ingin sang pria memasuki gedung universitas tersebut, Ketika sang perempuan kuliah chat dari sang pria tidak pernah dibalas dan menunjukan tanda tanda aneh.

Lalu sang wanita mengekost didekat daerah kampus nya, dan kehidupan percintaan mereka pun berubah, sang wanita jarang membalas chat dari sang pria, Suatu hari pun tiba dari pagi hingga malam chat sang pria tidak dibalas, lalu sang pria pergi kekampus sang wanita dan seketika sampai hal pertama yang dia liat adalah sang pria sedang bersama beberapa pria, chat nya pun tidak dibalas dia menunggu dan memperhatikan sang wanita sang tertawa dan bersenang senang, lalu sang wanita membalas dan dia berkata sedang kerja kelompok sang pria langsung menghampiri sang wanita yang sedang bersama beberapa pria,tidak ada hal yang berhubungan dengan kerja kelompok dan sang wanita pun kaget tiba tiba sang pria ada didepannya, sang wanita mengajak pria itu pergi dan berbicara menyuruh sang pria itu pulang lalu ada seorang pria menaiki motor mengajak sang wanita pergi sang wanita pun ikut dan berkata sebentar ya, dia menunggu dan sang wanita datang dan menyuruh sang pria pulang lalu dia pulang tapi dia kembali menghampiri sang wanita bersama beberapa pria dan berkata untuk meminjam korek , seketika semua pria melihatnya dan sang wanita memasang raut wajah marah. Sang pria pulang dan mengirim pesan ke wanita yang berisi " Terima Kasih dan Semoga Bahagia " Sang pria berfikir kenapa sang wanita tidak mengajak sang pria berkumpul bersama teman temannya dan tidak mengenalkan sang pria ke teman bahwa ini adalah pacarnya bukannya mengajak pergi ketempat ber2 dan menyuruhnya pulang.


Pesan : Jadikan pengalaman untuk memilih setiap langkah yang akan kita ambil dikemudian hari, sepahit apapun semanis apapun pengalaman, akan berguna untuk membuat kita manjadi sosok yang lebih baik, karna masa lalu ada untuk membuat masa depan lebih baik

Minggu, 05 Juni 2016

Resensi buku Fiksi dan Non Fiksi

Fiksi

1. Identitas Buku

Judul : Sang Pemimpi
Penulis : Andrea Hirata
Penerbit : PT Bentang Pustaka
Halaman : x + 292 Halaman
Cetakan : ke-14, januari 2008
ISBN: 979-3062-92-4

2. Pratinjau

Buku ini dapat dikatakan buku yang luar biasa hasil karya Andrea Hirata seorang penulis buku ternama. Hal yang luar biasa bisa kita lihat dari penyampaian alur cerita dan juga gaya bahasa yang ditulis dengan sangat baik. Gaya bahasa ini mampu dikemas sangat baik dari awal hingga akhir cerita. Jika ditinjau dari unsur intrinsiknya bisa dibilang novel ini tanpa celah. Di setiap peristiwa dalam buku ini Andrea dapat menggambarkan karakteristik dan juga deskripsi yang sangat kuat pada setiap karrakter yang ada. Bahasa yang digunakan dalam buku ini pun sangat menarik, dengan dibumbui ragam kekayaan bahasa dan imajinasi yang sangat luas. Novel ini menunjukkan kekayaan bahasa sekaligus juga keteraturan berbahasa Indonesia. Dimulai dari istilah- istilah yang saintifik, humor metaforis, hingga dialek dan sastra melayu bertebaran di sepanjang halaman buku novel ini. Mulanya, cerita ini lebih bernuansa komikal dengan latar kenakalan remaja . Canda tawa khas siswa SMA sangat kental dalam novel ini. Namun jika lebih dalam menjelajahi setiap makna kata akan terasa betapa kuat karakter yang muncul di tiap-tiap tokohnya. Terlebih ketika Andrea membawa kita ke dalam kenyataan hidup yang harus dihadapi tokoh Ikal yang mimpinya seakan sudah mencapai titik kemustahilan, dan dengan sensasi filosofis Andrea berhasil kembali membangkitkan obor semangat meraih mimpi dan menekankan begitu besarnya kekuatan mimpi Ikal yang akhirnya dapat berhasil mengantarkannya ke Sorbonne, kota impiannya.

Tidak hanya bicara masalah mimpi novel ini Andrea juga mencitrakan kebijaksanaan seorang ayah yang luar biasa. Walaupun dalam keterbatasan sang ayah terus menerus mendukung mimpi anaknya. Keadaan ini membuat cerita dalam buku novel ini semakin seru dan juga mengharukan. Seorang ayah yang sangat sabar dan juga anaknya yang sangat menghormati ayahnya menjad penyempurna dalam buku novel ini membuat novel ini sangat layak untuk dibaca dan kaya akan pesan pesan moral



3. Kelebihan dan Kelemahan

1) Kelebihan

Kelabihan dari novel ini bisa dilihat dari dari segi kekayaan bahasa dan kekuatan alur yang mengajak pembaca masuk dalam cerita hingga merasakan tiap latar yang terdeskripsikan secara sempurna. Hal ini tak lepas dari kecerdasan Andrea memainkan imajinasi berfikir yang dituangkan dengan bahasa-bahasa intelektual yang sangat berkelas. Andrea juga menjelaskan tiap detail latar yang mem-background-i adegan demi adegan yang ada, sehingga pembaca akan selalu menantikan dan menerka-nerka setiap hal yang akan terjadi. Selain itu, kelebihan daripada novel ini yaitu kepandaian Andrea dalam mengeksplorasi karakter-karakter sehingga kesuksesan pembawaan yang melekat dalam karakter tersebut begitu kuat.

2) Kelemahan

Pada dasarnya novel ini hampir tidak punya kelemahan. Hal ini disebabkan karena penulis dengan cerdas dan apik menggambarkan keruntutan alur, deskripsi setting, dan eksplorasi kekuatan karakter. Baik jika ditinjau dari segi kebahasaan hingga sensasi yang dirasakan pembaca sepanjang cerita, novel ini dinilai cukup untuk mengobati keinginan pembaca yang haus akan novel yang bermutu.

4. Nilai Buku

Nilai Moral
Nilai moral yang terdapat pada novel ini terasa sangat kental. Sifat-sifat yang ditunjukkan tiap karakter menunjukkan rasa humanis yang tinggi dalam diri seorang remaja dalam menyikapi kerasnya kehidupan ini. 

Nilai Sosial
Nilai sosial dalam novel ini sangat menonjol. Hal itu dibuktikan rasa setia kawan yang begitu tinggi antara tokoh Ikal, Arai, dan Jimbron. Masing-masing saling mendukung dan membantu antara satu dengan yang lain dalam mewujudkan impian-impian mereka sekalipun hampir mencapai batas kemustahilan. Dengan didasari rasa gotong royong yang tinggi sebagai orang Belitong, dalam keadaan kekurangan pun masih dapat saling membantu satu sama lain.

Nilai Adat istiadat
Nilai adat di sini juga terasa sangat kental terasa. Adat kebiasaan sekolah tradisional yang masih mengharuskan siswanya mencium tangan kepada gurunya, ataupun mata pencaharian warga yang sangat keras dan kasar yaitu sebagai kuli tambang timah tergambar jelas di novel ini. Sehingga menambah khazanah budaya yang lebih Indonesia.

Nilai Agama
Nilai agama pada novel ini juga secara jelas tergambarkan. Terutama pada bagian-bagian dimana ketiga tokoh ini belajar dalam sebuah pondok pesantren. Banyak aturan-aturan islam dan petuah-petuah Taikong (kyai) yang begitu hormat mereka patuhi. Hal itu juga yang membuat novel ini begitu kaya.

Non Fiksi

UDUL BUKU
Teknik Seni Bermain Gitar

PENGARANG
Famoya

PENERBIT
Terbit Terang Surabaya

TAHUN TERBIT
1999

UKURAN DIMENSI BUKU
20 x 14 cm

TEBAL BUKU
80 halaman

Gitar merupakan sebuah alat musik yang sangat populer dengan “Gitaris” sebagai sebutan untuk pemain gitar. Getar nurani menjadi seorang gitaris muncul alami yang menciptakan kreasi meluap tak kenal waktu, yang mungkin sejenis akademi hanya sebatas formalitas belaka, akan tetapi nurani darah seni lebih memotivasi yang dicita – citakan.

Gitar adalah alat musik dengan bentuk yang sering disamakan dengan body wanita dan menghasilkan melodi yang indah dengan cara memetik senarnya. Bentuk body gitar mempengaruhi baik dan tidaknya suara gitar. Dalam bermain gitar tidak hanya berpedoman teori nada minor dan mayor, melainkan dengan ketajaman feeling dan menyetem senar gitar. Selain itu untuk menghasilkan melodi yang indah tidak bisa asal petik, tapi menggunakan nada dasar pada accord dan menentukan kunci nada. Kunci nada dalam sebuah lagu harus sesuai dengan kemampuan suara penyanyi. Dengan demikian lantunan lagu dapat dinikmati dengan indah.

TEKNIK SENI BERMAIN GITAR ini merupakan buku yang menarik. Itu terletak pada bab Body Gitar yang menjelaskan cara memilih gitar dan bab Acord dan Kunci Nada yang memberikan sugesti bahwa tanpa melihat accord nada tertentu, mendengar suaranya saja akan mampu membedakan jenis nada.

Saat mencerna maksud dari isi yang dibahas, buku ini menggunakan bahasa gaul yang mudah dimengerti. Selain itu, Penggunaan EYD sudah cermat.

Setelah dibaca, ternyata buku ini memiliki keunggulan tersendiri yaitu sampul buku yang bagus dan gambarnya sesuai dengan isi buku ini sehingga menarik perhatian untuk dibeli. Selain itu, buku ini juga menyertakan gambar kunci nada serta tabel accord agar para pemula dapat memahami cara bermain gitar. Buku ini juga menyertakan daftar lagu yang tergolong mudah untuk dipelajari dalam bermain gitar bagi seorang pemula.

Saran saya setelah membaca buku ini anda diharapkan dapat mempelajari teknik bermain gitar dengan baik dan benar serta memanfaatkan kemampuan anda sebagai modal untuk mencari uang.