Imam Habibie 14113306
Diyan Dwi Putra
12113619
Yokka Faiz 19113490
Aidil Akbar 10113484
Ivan
Aprianti
14113573
Imam
Saputra 14113316
Komputer Forensik
Pada
bab ini, akan dikupas perihal asal muala keilmuan forensik secara umum dan juga
perkembangan dari komputer forensik sebagai dasar dari material.
Modus
forensik berkembang dari masa ke masa seiring bertambahnya pengetahuan akan
bukti.
Fokus
pada komputer forensik pada bab 1 akn mengetengahkan perangkat, juga daftar komponen yang diidentifikasi
sebagai bukti yang akan membantu investigasi forensik.
1.1 Apa Itu Forensik?
Berangkat
dari kata “forensik” yang memiliki arti menyajikan ke pengadilan, istilah
forensik memaksudkan suatu proses ilmiah (didasari oleh ilmu pengetahuan) dalam
mengumpulkan, menganalisis, dan menghadirkan berbagai bukti dalam sidang
pengadilan dikarenakan suatu kasus hukum.
Kekuatan
dari forensik memungkinkan proses analisis dan mendapatkan kembali “fakta” dari
kejadian lingkungan.
Hanya
saja, metodologi dalam forensik pasti berubah, mengingat peralatan yang
digunakan berbeda, dan terus dimutakhirkan. Bukti atau evidence pun hadir
dengan “wajah” baru; ilmu pengetahuan yang mendasarinya pun berubah.
Kategori
bagaimana seseorang didapati meninggal, misalanya:
1. Faktor alami
(usia tua).
2. Tenggelam.
3. Akibat benturan.
4. Mati dicekik.
2. Tenggelam.
3. Akibat benturan.
4. Mati dicekik.
1.2 Komputer Forensik
Komputer
forensik memaksudkan pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber daya
komputer yang dikatakan layak untuk diajukan dalam sidang pengadilan. Ini mencakup sumber daya:
1. Sistem komputer
2. Jaringan komputer
3. Media komunikasi (mencakup secara fisik menggunakan media kabel dan wireless/nirkabel)
4. Berbagai media penyimpanan
2. Jaringan komputer
3. Media komunikasi (mencakup secara fisik menggunakan media kabel dan wireless/nirkabel)
4. Berbagai media penyimpanan
Berbagai
perilaku digital dan digitalisasi yang sudah merambah dalam setiap aktivitas
manusia menjadi perilaku yang harus dialamati dengan baik dengan adanya
perkembangan tadi.
Komputer
forensik atau digital forensik banyak ditempatkan dalam berbagai keperluan,
bukan hanya kasus-kasus kriminal yang melibatkan hukum.
1.3 Bidang-bidang keilmuan forensik
1. Bidang keilmuan
fisiologi
- Forensik patologi
- Forensik dentistry
- Forensik antropologi
- Forensik entomologi
- Forensik patologi
- Forensik dentistry
- Forensik antropologi
- Forensik entomologi
2. Bidang ilmu
sosial
- Psikologi forensik
- Forensik kejiwaan
- Psikologi forensik
- Forensik kejiwaan
3. Lain-lain
keilmuan
- Fingerprint analysis
- Forensik akuntansi
- Ilmu balistik
- Analisis pola noda darah
- Fingerprint analysis
- Forensik akuntansi
- Ilmu balistik
- Analisis pola noda darah
4. Analisis DNA
- Forensik toksikologi
- Forensik pada alas kaki
- Pertanyaan bagi dokumen uji
- Analisis ledakan
- Forensik toksikologi
- Forensik pada alas kaki
- Pertanyaan bagi dokumen uji
- Analisis ledakan
5. Forensik yang
melibatkan teknologi cyber
- Forensik teknologi informasi
- Komputer forensik
- Forensik teknologi informasi
- Komputer forensik
Forensik
merupakan ilmu baru dan akan terus meluas dan berkembang, dan didasari oleh
bidang keilmuan lain yang sudah mapan.
Bahkan komputer
forensik pun dapat dispesifikasi lagi menjadi beberapa bagian sebagai berikut:
1. Forensik disk
2. Forensik sistem
3. Forensik jaringan komputer
4. Forensik internet
1. Forensik disk
2. Forensik sistem
3. Forensik jaringan komputer
4. Forensik internet
Log
adalah catatan yang dibuat secara otomatis oleh sistem operasi atau program
aplikasi yang berisi aktivitas sistem dan aplikasi.
1.4 Prinsip, kebijakan, dan prosedur komputer forensik
Komputer
forensik mencakup banyak hal yang harus dipertimbangkan, ilmu baru yang
dibangun karena kebutuhan dan didasari pada kompleksitas.
Ada
tiga hal utama yang perlu diperhatikan dalam menerapkan komputer forensik
secara umu, antara lain: prinsip, policy/kebijakan, dan prosedur.
Ketiga
hal utama tadi dilaksanakan dengan berbagai peralatan yang tidak hanya selalu
menggunakan komputer.
1. Peralatan
dokumentasi (documentation tool)
2.
Perkakas/Toolkit
3. Pengepakan
4. Perlengkapan
lain yang digunakan
1.5 Autopsi Digital Forensik
Komputer
forensik berada dilevel lebih mendasar daripada sekedar spesialis informasi.
Seni dalam menyampaikan hasil forensik pun tidaklah mudah. Komputer dan
teknologi informasi memiliki sifat yang sangat “lentur” (kelenturan logika).
Bukti-bukti
harus ditangani sedemikian rupa dengan mempertimbangkan antara lain :
1. Dokumentasi
2. Cara menangani
bukti
3. Log komputer
Secara
umum, hal-hal yang dapat digunakan sebagai bukti yang layak dipertimbangkan
berkenaan perangkat komputer dalam ruang lingkup komputer forensik antara lain
:
-
Audio
recorder
-
Caller
ID
-
CD-ROM
-
Chip
komputer
-
Databank
-
Drive
duplicator
-
Flash
memory card
-
Floppy
-
Hard
disk eksternal
-
Kabel
-
Kamera
digital
-
Mesin
Fax
-
Mesin
fotokopi
-
Mesin
penjawab
-
Pager
-
Perangkat
GPS
-
Scanner
-
Smart
card
-
Telpon
-
Telpon
seluler
-
VCR
-
Wireless
access point
1.6 Panduan Identifikasi Bukti Komputer Forensik
Berikut
diberikan daftar yang akan membantu petugas investigasi dalam mengidentifikasi berbagai
bukti dan attribut yang dibagi dalam konteks kejahatan yang terjadi :
1. Penipuan lelang
2. Eksploitasi dan
pelecehan anak-anak
3. Kejahatan
komputer
4. Investigasi
penyebab kematian
5. Kekerasan rumah
tangga
6. Penipuan
keuangan
7.Pemerasan
8. Perjudian
9. Pencurian
identitas
10. Narkotika
11. Prostitusi
12. Pembajakan
perangkat lunak
13. Penipuan yang
melibatkan media telekomunikasi
Beberapa
informasi lain yang ditambahkan kemudian untuk membantu dalam uji forensik
antara lain :
1. Ringkasan kasus
2. Internet
protocol (ip) address
3. Daftar
kata-kata kunci
4. Nick Name
5. Password
6. Informasi
kontak
7. Dokumen
pendukung lainnya
8. Jenis
kejahatan.
BAB 2
PERANGKAT KOMPUTER FORENSIK
PERANGKAT KOMPUTER FORENSIK
Yang terpenting
dalam proses forensik adalah legitimasi dari lembaga atau organisasi yang
melakukan investigasi forensik, terlepas dari perangkat lunak yang digunakan.
2.1 Komponen
Komputer dan Informasi
Forensik komputer
diimplementasikan pada komputer dan berbagai sumber daya inforamasi secara
global (teknologi komunkiasi dan informasi). Komponen yang dimaksud antara
lain:
1.
Hardware
2.
Software
3.
Database
4.
Data/informasi
5.
Brainware
Hardware atau
perangkat keras mencakup:
1.
Perangkat masukan
2.
Perangkat keluaran
3.
Media penyimpanan
4.
Komponen pengolahan
Beberapa yang
dikategorikan kedalam alat input adalah:
1.
Keyboard
2.
Mouse
3.
Trackball
4.
Trackpoint
5.
Trackpad
6.
Touchscreen
7.
Joystick
8.
Source data automation
9.
Scanner
10.
Webcam
11.
Kartu
12.
Biometric peripheral
Beberapa yang
dikategorikan ke dalam alat output antara lain:
1.
Monitor
2.
Printer
3.
Plotter
4.
Speaker
5.
Video output
6.
Microfilm
Ada banyak istilah
yang mengacu pada media pemyimpanan sekunder,antara lain:
1.
Mass storage
2.
Simpanan luar
3.
Auxiliary storage
4.
Permanen storage
5.
Backing storage
6.
Computer data bank
Secondary storage
umumnya digolongkan ke dalam dua bagian, yaitu:
1.
Sequential access storage
devicee (SASD)
2.
Direct access storage
device (DASD)
Variasi dari
teknologi penyimpanan seputar disk storage sebagai berikut:
1.
CD (CD-ROM)
drive-read-onl memory
2.
CD-R drive (R memaksudkan
“readable”)
3.
CD-RW drive (RW memaksudkan
“rewriteable”)
4.
DVD (DVD-ROM) drive
5.
Combo drive (kombinasi
CD-RW dan DVD drive dalam satu drive) DVD-R, DVD-RW, DVD+RW
Kemampuan
menyimpannya pun berbeda.
1.
CD-ROM media(650-700 MB)
dengan kapasitas 60 menit dan kemampuan
penyimpanan 533 MB, dan kapasitas 79 menit dan
kemampuan menyimpanna 681 MB
2.
DVD-5 (singe sided 4.7
GB)
3.
DVD-9 (single sided, dual
layer 8.5 GB)
4.
DVD-10 (double
sided,single layer 9.4 GB)
5.
DVD-18 (double sided,
dual layer 17 GB)
CPU dapat kita
golongkan ke dalam beberapa bagian, yakni:
1.
Control unit, merupakan
pengatur lalu lintas data didalam CPU
2.
Arithmetic logic unit,
merupakan pemroses perhitungan (*,:,+,-,^)dan
perbandingan(<,>,=,<=,>=).
3.
Register, merupakan
pencatat/penyimpanan data yang akan diproses.
Beberapa faktor
yang sangat memengaruhi kinerja CPU antara lain:
1.
Register
2.
Memori
3.
Komputer bus
Jenis-jenis sistem
bus:
1.
ISA(industrial standard
architecture)
2.
PCI(peripheral component
interconnect)
3.
AGP(acelerate graphic
port)
4.
USB(universal serial bus)
5.
Cache memory
Faktor lain yang
memengaruhi kinerja motherboard:
1.
Expansion slot (slot
untuk komponen/card tambahan)
2.
Port (hubungan antara
motherboard dengan alat input-output, misalnya keyboard, mouse, dan lain-lain)
3.
CPU fan (berfungsi
sebagai pendingin)
4.
Casing (kotak CPU)
Software
Software atau
perangkat lunak digunakan sebagai mediator dan pemberi instruksi terhadap
sumber daya.
Perangkat lunak
umumnya digolongkan ke dalam dua bagian, yakni:
1.
Perangkat lunak sistem
2.
Perangkat lunak aplikasi
Brainware
Umumnya, brainware
dalam konteks ini dapat digolongkan ke dalam tiga bagian (pembagian ini tidak
baku, hanya didasarkan pada sudut pandang yang berbeda), yaitu:
1.
Profesional IT
2.
Insident Handler
3.
Investifagator
Database
Database termasuk
ke dalam software aplikasi. Database umumnya dikelompokkkan ke dalam dua bagian
, digolongkan berdasarkan ketahanannya dalam mengorganisasi data.
Database adalah
sumber penting dalam mengalokasikan data dan menganalisis data.
Data dan informasi
Data mengacu pada
kepingan informasi digital dengan ragam file format.
Anda dapat
menemukan data pada berbagai macam perangkat misalnya saja:
1.
Data yang ada pada
perangkat jaringan komputer
2.
Data aktif, memaksudkan
data yang ada dalam sistem komputer yang sedang berjalan, misalnya a=saja dalam
memori komputer(RAM)
3.
Berbagai komputer
portabel dengan media penyimpanan di dalamnya.
2.2 Bukti digital
Bukti yang
dimaksud dalam kasus forensik pada umumnya tidak lain adalah informasi dan
data.
Yang umumnya
dikategorikan ke dalam tiga bagian, antara lain:
1.
Arsip (archieval files)
2.
File aktif (active files)
3.
Residual data (disebut
pula sebagai data sisa, data sampingan, atau data temporer)
Sistem komputer
Sistem komputer
merupakan berbagai kombinasi dan integrasi komponen-komponen komputer untuk
menjadikannya sebagai sistem yang bekerja.
User-created files
User-created files
menjadi salah satu bukti yang sangat penting, di mana seiring dengan
aktivitasnyya dalam menggunakan komputer, akan ada data yang ditambahkan dan
diciptakan, misalnya user mengorganisasi aktivitasnya dalam e-calender,
file-file grafik yang disimpan, atu user menulis rencan dalam aplikasi oleh
kata, dsb.
Berikut beberapa
yang dikategorikan dalam user-created files:
1.
Daftar alamat elektronik
(address book)
2.
Audio/video files
3.
E-calendars
4.
Database files
5.
Dokumen dan file teks
6.
File-file e-mail
7.
File gambar digital (file
image)
8.
Internet
bookmarks/favorites
9.
Lembar kerja elektronik
(file spreadsheet)
10.
User-protected files
Berikut berbagai
hal yang dapat menghambat penggalian dan menemukan bukti pada file:
1.
File terkompresi.
2.
Salah menamakan file
secara disengaja atau tidak.
3.
Salah dalam memberikan file format, secara
disengaja atau tidak.
4.
File yang diproteksi dengan password
5.
Hidden files
6.
File Terenkripsi
7.
Stenography
2.3
Peralatan Komputer Forensik
Software
Forensik
Berikut disajikan
untuk anda berbagai software yang digunakan, mencangkup website yang
memungkinkan informasi yang menyeluruh akan software tersebut :
1.Intrusion
Detection dan prenvention software
2.Network Protocol
Analayzers Softpedia
Beragam
Computer And Network Tools
Beragam utility
komputer dan jaringan komputer diantaranya :
1. Forensic and
Incident Response Environment
2. Foundstone
3. Freshmaet
4. Open Source
Digital Forensic Analysis Tools
5. Penguin Sleuth
Kit
6. Talisker
Security Wizardry Portal
Berbagai
Tool Komputer Lainya
Selain software
diatas, masih ada beberapa tool komputer lainya, diantaranya :
1.Checksuum tools
2. Computer
Forensic Tools, Digital Evidence Software, Utileties
3.Funduc Software
Berbagai Network Tools
Banyak sekali
software spesifikasi forensik yang memiliki fitur sangat baik, anda dapat
menggunakan software komersial semisal jaguar forensics tools kit.
2.4
Fakta di Balik Forensik
1. Central
Processing Unit (cpu)
2. Memmory
3. Acces
control devices
Mencakup
didalamnya :
-
Smart card
Memiliki kemampuan
seperti menyimpan nilai mata uang,kunci enkripsi dan authentication dengan
penggunaan password, digital certificate, dan informasi lainnya
-
Biometric scaner
Berfungsi untuk mengenali
karakteristik fisik dan user, seperti sidik jari, suara,bahkan retina
Bukti potensial :
-
Identifikasi
informasi user
-
Tingkat
akses
-
Konfigurasi
-
Perizinan
-
Perangkat
itu sendiri
4.
Mesin
penjawab
Bukti potensial :
-
Caller
identification information
-
Pesan
pesan terhapus
-
Last
number called
-
Memo
-
Nama
dan nomor telepon
-
Pita
kaset (tipe)
5.
Kamera
digital
6.
Handheld
devices (mencakup di dalamnya PDA (Persoanl Digital Assistans) dan electronic organizers
7.
Hard
drive
8.
Memmory
card
9.
Modem
-
Internal
-
Eksternal
ü
Analog
ü
Dsl
ü
ISDN
ü
Wireless
modem
ü
PC
card
10. Lokal Area Network (LAN) card dan
Network Interface Card (NIC)
11. Routers, hubs, dan switches
12. Servers
13. Network cables and connectors
14. Pagers
15. Printer
16. Removable storage devices and media
-
Floppy disk
-
CD
-
DVD
-
Cartridge
-
Tape
17. Scanner
18. Telepon
-
Kabel telepon
-
Transmisi radio
-
Cellular systems
-
Kombinasi lainnya
19. Lain-lain perangkat elektronik
20. Copiers
21. Credit card skimmers
-
Tanggal kadaluwarsa (masa
berlaku)
-
Alat pemilik
-
Nomor kartu kredit
-
Nama pemilik
22. Digital watches
-
Address book
-
Notes
-
Appointment calendears
-
Phone numbers
-
E-mail
23. Mesin faksimile (Facsimile Machines)
24. Global Postitioning Systems (GPS)
2.5
Fakta Digital Terselubung
Fakta berkata dan fakta berbicara. Tetapi
kapan fakta muncul ke permukaan bergantung pada keahlian investigator dalam
olah forensik dan menyajikannya sedemikian rupa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar